Memilih,…

Apa yang harus kupilih,…

Ternyata saat ini daripada belum bisa menulis yang baik (yang ternyata ada yang salah mengartikan) maka saya memilih diam.

Meskipun demikian, saya tidak akan pernah berhenti menapaki jalanNya.

16 responses to this post.

  1. diam dari kemaksiatan
    Good….

    Reply

  2. loh… kok koment pertamax…??
    Kanda mo kasi reward apa ya..?
    Ato mo kasi harga nerapa ya…?
    kok para bloge pada ngebet pertamax..?
    he…he..

    Reply

  3. eh iya…
    apa teh muti yang ketinggalan ya..??
    headernya baru…
    baru liat maksudnya

    Reply

  4. assalamu alaikum
    Pa Kabar kakanda??
    klo gitu diriku diam deh🙂

    Reply

  5. Hmm diam itu emas..
    (apa karena ini ya… ada tambang emas baru di Indonesia?.. Di Indonesia banyak orang yang “diam” ketika harusnya bicara untuk kebaikan kan?)

    Reply

  6. seperti halnya aku
    yang sedang berasa berada dalam bimbingan Nya
    meski sering pula khilaf

    Reply

  7. diam bukan berarti pesimis. diam bukan berarti tidak dinamis. diam bukan berarti skeptis. hanya memandang sesuatu dari sudut pandang berbeda jenis. berharap dapat pencerahan dengan cahaya drastis.
    saya juga kebawa2 nulis. sebuah artikel yang idenya populis. namun ngga ada analisis. hanya wacana retoris. tapi tidak memaksa apalagi mengancam kaya teroris. ya buat heping pan sambil cukur kumis. atau sambil mijat betis.
    sekarang sudah terlanjur dipablis. jadi ya tolong dong dikunjungin terus dikomentarin, ya… plis

    http://trendibandung.wordpress.com/2008/10/16/this-is-the-american-crisis-untuk-indonesia-menangis/

    Reply

  8. kok memilih diam? ada apa sebenarnya pak kakanda?

    Reply

  9. oh…. kayaknya ane tahu nih…
    diam dari ngomentari komentar yang masuk.
    iya kan….????
    pasti iya..

    Reply

  10. diam emas…kalo diam terus bisu donk

    Reply

  11. Assalamu alaykum,kanda..
    Maaaaf..
    Presty dah luamma g main ksini y?
    Makash kanda bwt smwa pesan penyejuk hatiñ.

    Knapa harus diam?Jgn dengarkan hujatan mereka yg salah paham.. Berbicara n bertindaklah selagi dniatkan utk kebaikan n dakwah d jalanNya..

    Pohon,makin tinggi makin bnyk anginnya..Klo hanya diam saat badai,bisa2 rubuh..

    Smangat,kandaa..!😀

    Reply

  12. Assalamu’alaikum Kanda. Keep posting Kanda. Kala mereka berani menulis yang tidak benar, mengapa harus ragu berbagi tulisan yang benar?

    Reply

  13. Posted by ina on October 22, 2008 at 1:10 pm

    Assalamu’alaikum Kanda.
    diam emas…kalo diam terus bisu donk… yah bener bgt pernyataan seperti itu ….

    ina tau nich kanda malas jawab makanya milih diam ….

    Reply

  14. Assalamu’alaikum.
    Kakanda… ada apa gerangan?
    Namun aku agaknya ngeh tentang semua ini. Beberapa blogger juga memilih diam.

    Karena diam itu lebih selamat.🙂

    Reply

  15. Terkadang diam emang lebih baik.. Untungnya aku pendiam.. (Kalo lagi tidur..) hihi..😛

    Reply

  16. Semangat!!
    Teriakkan segenap tekad di dadamu saat ini!!
    Berkaryalah wahai pikiran yang cerdas!!
    Bersinarlah wahai hati yang murni!!!
    Bergeraklah wahai raga yang tangguh!!!
    Bersatulah!!!
    Dan hempaskan semua halangan yang menantang!!!

    kakanda:
    Semangat !🙂

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: