Bisnis Online, haram (?)

Sembilan dari sepuluh pintu rizki adalah melalui jalur perniagaan (jual beli). Dalam tulisan sebelumnya disini, seorang sahabat meragukan bisnis online, halalkah ?
Dalam bisnis/perniagaan/jual beli, persyaratan jual beli sah halal, bila ada penjual, pembeli dan barang (yang berupa produk atau jasa). Jual beli menjadi haram ketika:

  1. Barang yang diperjual belikan adalah barang haram (misal minuman keras, jasa prostitusi dsb)
  2. Barang yang diperjual belikan tidak sesuai dengan akadnya. (misal pembeli telah membayar untuk 1 kg beras, ternyata pedagang telah melakukan kecurangan timbangan, sehingga yang diterima hanya 0,9kg)

Nah semua kaidah ini juga berlaku di bisnis melalui internet, karena internet hanyalah sarana. Dalam bisnis online, seperti halnya perniagaan offlinešŸ™‚, kita dapat melakukan salah satu, atau salah dua (keduanya) dari kategori berikut

  1. MenjualĀ produkĀ sendiri,Ā berbentukĀ barangĀ atauĀ jasa.
  2. MembantuĀ menjualĀ produkĀ orangĀ lain.

Coba kita lihat, lebih banyak mana, kategori satu atau dua ? Sepertinya lebih banyak kategori dua ya. Paling banyak memang orang berbisnis, menjual barang yang bukan ia sendiri yang buat.

Yang membuat ragu saat ini adalah diantaranya perdagangan mata uang, Valas atau Forex. Salah satu jawabannya dari MUI ada disini

updateĀ 5Ā MeiĀ 08

Salah satu yang juga diragukan dalam bisnis adalah MLM, karena cenderung akan menguntungkan elite sementara yang berkeringat adalah downlinešŸ˜¦.

Apakah pemasaran sekolah AB IMC termasuk MLM ? Bila kita membantu mendapatkan empat pembeli, kemudian kita mendapat gratis satu, atau kita membantu menjualkan rumah atau mobil teman, kemudian mendapatkan komisi sekian persen, apakah termasuk kategori MLM ? Seandainya saya menjadi siswa tentu saya dikategorikan telah menyumbang upline saya, tapi ketika saya mengajak siswa lain, dan saya mendapat komisi, maka upline saya, tidak lagi mendapatkan apa-apa (jadi hanya one level marketing). Kalau saya bisa berpenghasilan “baik”, saya tidak akan memberikan apa-apa ke yang telah mengajak saya. Demikian pula bila yang saya ajak, bisa berpenghasilan “baik”, ia tidak punya kewajiban apa-apa terhadap saya, karena itu usahanya, haknya, apakah ini MLM ?

Saya bahkan merencanakan, bila ada yang tertarik bergabung jadi siswa, dan saya mendapatkan komisi, maka komisi tsb akan saya kembalikan ke yang bersangkutan. Karena saya sendiri niatnya hanya ingin belajar dan berhasil serta tidak ingin menjadi siswa terus menerus, sehingga pada saatnya saya akan memberi tahu, mereka yang tertarik melalui saya, untuk memutuskan terus atau tidak, karena komisi jatah saya tidak lagi dapat dikembalikan ke ybsšŸ˜¦

update 30 Mei 08

Ketika kitaĀ tertarikĀ akan informasi pada 9PintuRizki, silahkan pelajari EBook dan cermati Video gratis belajar dan praktek Internet Marketing, sebagai salah satuĀ cara memulai bisnis online. Kalau kurang puas, silahkan mendaftar jadi anggota/member. Dengan membayar 149 rb untuk bulan pertama (berikutnya 199 rb), kita diberi kesempatan 10Ā hari trial modul-modul yangĀ ada, kotak dengan member yang lain dsb. Jika tidak puas,Ā Ā silahkan mundur dan uang 100% kembali. Saat ini ada promo, untuk bulan pertama hanya membayar 50rb, jadi kesempatan untuk mencoba dan praktek bisa satu bulan. Saya yakin kita akan bisa mulai terbuka “celah penghasilan”, jika kita berusaha di bulan pertama. Dan jangan rencanakan terus menerus jadi siswa, cukup beberapa bulan saja (kecuali kita merasa nyamanšŸ™‚ ). Seandainya pun kita tidak tertarik, ya berhenti saja jadi member, tak ada resiko apa-apa, hanya 50 rb uang tidak kembali.

36 responses to this post.

  1. diriku masih ragu untuk berbisnis online

    kakanda:
    silahkan ungkapkan alasan keraguan mas Hangga,
    barangkali juga bisa membuat saya ragušŸ™‚

    Reply

  2. Yang diriku ragukan itu
    keabsahan produk orang lain yg kita tawarkan kakanda..
    karena kita tidak begitu tau seperti apa produk yang diperjualbelikan tsb. Masih baguskah kualitasnya? Kita tidak begitu tahu. karena transaksi yg dilakukan melalui dunia maya.
    saat ini diriku membicarakan kategori yg no/ 2 kakanda..

    kakanda:
    Maaf, saya menunggu jawaban di YM, ternyata jawab di blogšŸ™‚
    “Toko” yang kita buka, khan bisa spesifik produk apa yang mau bantu kita jual (tentunya kita tidak akan bantu menjual yang haram). Untuk jasa dan E-book, beberapa layanan awal, atau halaman awal bisa disampaikan/tampilkan, sehingga mereka tidak membeli sesuatu yang tidak jelas. Memang jika kita akan jual sesuatu yang dalam beberapa hari bisa rusak (ini resiko tinggi), perlu ada kehati-hatian dalam proses penjualan, seperti perlu ada pernyataan pembeli, setelah barang diterima, kondisinya masih baik. Kalau tidak uang kembali. Rasanya internet (online) hanya sarana, perniagaan yang tidak disekat waktu dan tempat, yang sebelumnya mungkin hanya mengandalkan telp (?)

    Dalam keseharian, jika kita minta kirimi cabe satu truk dari Madiun misalnya , tentunya kita memperhitungkan bahwa sekian persen kualitasnya akan rusak.

    Reply

  3. Kakanda, jikalau adinda ini memiliki usaha yang cocok tuk di jual lewat on line mungkin kan dilakukan.
    Tapi saatini Mie Janda masih dalam tahap rintisan dan perjuangan.

    Kakanda bisa baca kisah mie Janda di postingan terbaru berjudul “Mohon Doa Restu”

    Semangat!

    kakanda:
    Paralel saja Kang, diusahakan. Mumpung masih cukup waktu dan kesempatan interaksi dengan internet dioptimalkan, hingga bisa menghasilkan.
    Mengenai ide, kalau kita seriusi belajarnya, insyaALlah akan muncul ide.
    Coba deh baca E-book dan perhatikan Movie gratisnya dengan daftar di disini . Kita diskusikan

    Reply

  4. Oh ya Kakanda
    ganti thema ya?
    Bagus, kesannya lebih dewasa.

    Mhon doanya saja moga bidadariku seera menampakkan diri!šŸ™‚

    kakanda:
    Ikhwan harus lebih aktif akhišŸ™‚

    Reply

  5. apa ada yang berpendapat bisnis online haram pak? saya sebenernya jg pengen bisnis online

    kakanda:
    Ada yang meragukan kehalalannya.
    Sebenarnya karena kita melihatnya seperti belantara saja, karena belum tahu.
    Di bisnis offline pun, selain terkait produk yang dijual, tergelincir sedikit, bisa jadi rizki kita juga tidak halal

    Silahkan ukhti, baca E-book untuk pemula dan perhatikan Video gratisnya, dengan daftar di disini . Kita diskusikan

    Reply

  6. haram kalo ngak berusahašŸ˜€

    kakanda:
    Seratus uda ArulšŸ™‚

    Reply

  7. iya.. memang “kejujuran” dipertaruhkan disetiap sikap yang kita tunjukkan. Jika kita sudah “berani”… bersikap jujur… berdagang online atau offline… sama saja…
    Intinya… seberapa jauh… pangsa pasar yang akan kita raih…, seberapa banyak… upaya kita untuk “meminimalkan” modal… agar dapat keuntungan maksimal…

    Hmmm memang semua itu perlu proses… proses untuk bersikap seperti Nabi saw dalam berdagang dan proses untuk dapat mengaplikasikan… perkembangan terbaru.. sebagai hal yang mendatangkan barakah.

    Insya Allah kita mampu… Amin….

    kakanda:
    Terimakasih bunda, Aamiin
    Man Jadda wa jada,
    siapa yang bersungguh sungguh ia akan berhasil
    ALlah tidak akan mengubah nasib kita, kecuali kita sendiri yang merubahnya

    Reply

  8. Assalamu’alaikum
    Walau masih dalam bayangan, saya masih optimis akan bisnis di dunia maya.

    Salah satu, tolak ukur dalam bisnis adalah kepercayaan. Berdasarkan ini, kita dapat memfilter produk yang kita yakini saja (dhi, memfilter para penyedia barang dan atau jasa yang akan kita bantu menjualkannya). Untuk google adsense misalnya, kita sudah disediakan layanan filter; dan dengannya, kita dapat saja tidak membantu menjualkannya jika menurut keyakinan kita meragukan atau bahkan tidak halal). Beberapa penyedia layanan lainnya seperti linkworth, adbrite juga menyediakan layanan semacam itu (bahkan di awal transaksi antara kita dan mereka. Dan bahkan, di amazon kita dapat memilih produk yang benar-benar kita yakini. Layanan lainnya (misalnya virtuemart) dapat kita gunakan jika akan berjualan. Untuk yang terakhir ini, kita layaknya sebagai penyedia toko saja. Dan dengan “toko” yang kita miliki, kita dapat memilih produk yang akan kita jual; dan kita sendiri pula yang ikut memantau proses penjualannya.

    Nampaknya, baru ini yang bisa saya share. Wallahu a’lam. Wassalamu’alaikum wr wbr

    kakanda:
    Wa’alaikum salam warahmatuLlahi wabarakaatuh
    terimakasih pak Guru eh mas AdišŸ™‚, atas sharingnya.
    Saya masih perlu belajar banyak

    Mudah-mudahan toko saya bisa segera onlinešŸ™‚

    Reply

  9. mmm.. kl dewi memang ngga bakat bisnisšŸ™‚
    jadi ngga tertarik sama bisnis on linešŸ™‚
    tapi menurut dewi haram tidaknya suatu penjualan, tergantung dengan niat dan barang yang diperjual belikan, selama barang yang diperjual belikan masih sesuai dan tidak keluar dari norma2 agama saya rasa ngga papa ya..
    tapi walahualam…

    kakanda:
    Mau mencoba 9 dari 10 pintu rizki memang pilihanšŸ™‚
    dan tentu saja ujiannya tidak ringan

    Reply

  10. Diriku ndak bisa berbisnis nih, mending ga usah ya ???
    *Wah, kakanda ganti themes ya ???*

    kakanda:
    Jangan merendah bundašŸ™‚, saya hanya mengajak mencoba membuka 9 dari 10 pintu rizki
    Iya, ganti, lagi mau transisi ke “ruko”

    Reply

  11. kadang muncul banyak permasalahan………

    kakanda:
    Selama kita masih hidup, tentu saja akan ada terus permasalahan/ujian-ujianšŸ™‚

    Reply

  12. Posted by amaliasolicha on May 5, 2008 at 5:17 pm

    assalamualaikum

    saya berkunjung Pak..
    mm…asalkan sudah sesuai dengan aturan yang berlaku, niatan sudah lurus, caranya juga benar…mm…kenapa ga?? *tp amel msh blm paham gmn cr bisnis onlinešŸ˜€

    kakanda:
    yuk belajar sambil praktek, mencoba menbuka 9 dari 10 pintu rizki. Kita bisa diskusi,…

    Reply

  13. saya juga nyoba yang onlen kok
    hehehe
    moga gak haram…
    soalnyaini topangan hidup saya ?:lol:

    kakanda:
    bagi-bagi pengalamannya donk mba

    Reply

  14. he..he… bener tuh, tapi jaman sekarang Halal ma Haram tipis banget batasannya boss

    kakanda:
    karenanya perlu terus belajar dan berproses mendekat padaNYA.
    InsyaALlah akan ditunjukkan olehNYA,
    mana yang benar dan diberi kekuatan untuk menjalani
    serta mana yang salah dan akan diberi kekuatan untuk menghindari/menjauhi

    Reply

  15. hmmmmmmmmm

    pengennya bisnis yang menghasilkan banyak… online offline boleh deh!

    anyidea? hehehe

    kakanda:
    silahkan lihat postingan sebelumnya terkait cari uang (9 dari 10 pintu rizki) disini untuk dapat ide awal dari Ebook dan video gratis bisnis online untuk pemula

    Reply

  16. Posted by marsini on May 7, 2008 at 8:39 pm

    Belum terlintas pemikiran tuk bisnis online nih..diriku.

    kakanda:
    baca-baca dulu saja Ebook dan perhatikan video gratisnya minta disini .

    Reply

  17. diberitahukan aja disini mana bisnis online yang benar benar halal dan bisa dipercaya…kalau bagus dan bisa dipercaya kenapa tidak

    kakanda:
    Sedang coba disusun, insyaALlah

    Reply

  18. MIsi kakanda … numpang lewat ya …

    Salam kenal …

    kakanda:
    silahkan mampiršŸ™‚

    Reply

  19. Kakanda …
    Ya bisnis OnLine kalo membaca tulisan Kakak itu Halal
    Asal … Produknya Halal …
    Dan tidak ada yang menipu satu sama lain …
    Kadarnya sesuai dengan apa yang diperjanjikan dan diminta …
    Makasih Kak …
    Saya banyak belajar …

    kakanda:
    Saya juga sedang belajar mas Enha

    Reply

  20. Wah kalau pasang iklan google di Blog haram enggak Mas…?
    Takut saya

    kakanda:
    Tergantung produk yang mau di bantu untuk dipromosikan mas,…
    selama yang halal, dan akadnya sesuai,…
    tapi saya lihat ada iklan “cewek indonesia” tuh, hii seram
    jangan nyerempet-nyerempet mas, khan bisa di filter

    Reply

  21. Salam kenal dulu ni…
    Halal halal saja. Asal jangan barang haram. On Line atau off line bukan ukurannya. Yang jadi ukuran jenis barangnya. Dan juga tujuannya. Ada yang menipu on line. Ada juga yang busuk di off line. Lihat itu tauke-tauke barang haram dan urusan perdagangan anak dan gadis dewasa yang diharamkan. Salam lagi ni…

    kakanda:
    Kita memang perlu terus berhati-hati

    Reply

  22. Assalamu’alaikum
    Sekedar memperkenalkan, bahwa ada layanan bagi rekan-rekan yang berencana membuat website sendiri secara gratis, tanpa embel2 wordpress atau blogspot. Silahkan klik, banner di sebelah kiri blog ana (he he, itung2 saling bantu).
    Wassalamu’alaikum

    kakanda:
    Praktek nyata berbagišŸ™‚
    Terimakasih mas Adi

    Reply

  23. semoga terhindar dari yang haram ya

    kakanda:
    Kita perlu terus berhati-hati, jangan pernah sedikitpun lengah

    Reply

  24. wah, makasih kakanda, postingan ini cukup menjawab pertanyaan halal atau haram. tp bisnis ini memang perlu kepercayaan dan keberanian yg tinggi. apa lagi sekarang ini banyak sekali penipuan2 lewat internet.

    salam

    kakanda:
    Penipuan dapat terjadi tidak hanya di internet, selama ada si X

    Reply

  25. kalau bisnis masang iklan macam adsense itu haram ga Pak?
    soalnya saya pasang adsense di blog saya yang blogspot.
    mohon dijawab…
    thanx b4

    kakanda:
    tergantung, iklan apa yang terpasang (lihat komentar saya, terhadap … sebelumnya, ternyata ada iklan “cewek indonesia”, hiii )
    kita perlu hati-hati, saat mensetting dan atau terhadap isi web kita

    Reply

  26. menurut ku semua hal di dunia ini bisa digunakan untuk baik dan buruk, tergantung kita aja.
    Bahkan berjualan obat kuat sekalipun tidklah haram, jika and menjualnya ke konsumen spesifik, yaiotu pria yang sudah menikah
    (walaupun tidak menjamin pria yang sudah menikah akan menggunakannya untuk istrinya ):mrgreen:

    hehehehe
    ngomong po’o aku

    kakanda:
    tidak salah,..

    Reply

  27. Kalo di Lombok sini, orang yang berbisnis dengan menjual produk sendiri juga banyak lho Kakanda…

    kakanda:
    benaršŸ™‚
    tapi lebih banyak lagi yang membantu menjual produk (barang/jasa) orang lain khan ?
    rasanya jumlah petani yang jual sendiri berasnya dengan toko yang menjual beras dan kawan-kawannya bisa dibandingkan.

    Reply

  28. wah ini info yang bagus..postingan keren cak…

    kakanda
    yuk kita pelajari

    Reply

  29. Assalamu’alaikum
    Kanda, gimana dengan rencana pake joomla? Sudah kelar ya? Oh iya, ana sendiri sudah mendapat persetujuan dan mendapat web secara gratis nih, walau ana sendiri sedang konfirmasi nama domainnya.
    Btw, lumayan dapat gratisan.
    Wassalamu’alaikum

    kakanda:
    Wa’alaikum salam wRwB
    Afwan belum sempat,
    nanti diskusi ya

    Reply

  30. ass.

    iklan di domain sendiri alias bayar : ini InsyaAllah HALAL, karena banyak web domain sendiri yg masang iklan.

    tapi yang sy masih ragu ya mas ttg iklan di domain numpang alias gratis. ini saya nggak tau ya. gimana tu mas ? sy nanya neh ato ada kawan yg bisa menjawab…

    salam kenal mas

    kakanda:
    rasanya halal tidak terkait dengan domain bayar atau tidak, karena yang free sebenarnya juga tidak free 100%.
    Seperti telah disebutkan, kehalalan terkait produk (barang/jasa) yang diperjualbelikan dan transaksinya apakah sesuai akad atau tidak

    Reply

  31. Ikutan menyimak ah… salam kenal Pak…

    kakanda:
    salam kenal kembali

    Reply

  32. tentang bisnis online tidak semua bisa dikatakan haram atau semua halal
    tergantung apa yang dibisniskan
    pada dasarnya mengadu nasib dengan planning “bolong” itu kebanyakan merugikan dan membawa unsur haram
    misalnya saja ada salah satu web bisnis yang menawarkan investasi uang dengan beberapa pilihan dengan hasil per 50 hari, dengan syarat diantaranya uang tidak bisa ditarik kembali
    sedangkan bisnis online yang sama sekali tidak tersandung hukum haram misalnya saja jual buku online, resseler, pelayanan domain/hosting dan masih banyak lagi bisnis internet yang clear dari sentuhan hukum haram

    kakanda:
    ya tergandung produk/jasa yang diperjualbelikan
    dan tergantung juga cara

    Reply

  33. assalamu alaykum, kakanda..

    maafkan adinda yang menghilang beberapa waktu..

    masalah bisnis online, belum sepenuhnya juga presty pelajari. tapi, bisnis online, kayaknya sah2 aja. selagi tidak merugikan pihak lain..
    pengen bgt bisnis online. sebelumnya pengen bula toko online dari produk2 tante di bali. tapi waktu itu belum kesampean. pengen kok punya toko online, nyari produknya dulu, ya kakanda..šŸ™‚

    kakanda:
    mulailah,…
    kita mulai dengan membantu menjualkan produk2 yang sudah ada di internet
    tentunya yang halal

    Reply

  34. sebenarnya aku berpikir bahwa yang namanya jual beli itu harus tidak boleh saling merugikan baik penjual maupun pembeli… jujur.. saling percaya…

    coba mengenai beras 1 kg ternyata cuman 0.9 kg… bukannkah itu namaya berbohong… tidak jujur….

    mengenai haram atau halalnya aku lebih pada tidak jujur ya pasti berdosa lah….

    mengenai jual beli lewat dunia internet aku pikir itu juga sama dengan jual beli biasa.. tidak ada pihak yang dirugikan dan dibohongi… jika semua itu terpenuhi… ya aku pikir sah sah saja kok

    Reply

  35. […] salah satu tulisanku di sini, seorang sahabat mempertanyakan kehalalan bisnis online, karena penjual dan pembeli tidak bertemu […]

    Reply

  36. gimana kalo ini http://www.bisnis-tiket-pesawat.com/?id=kapuas sponsor hm sholichuddin [kuala kapuas] produknya jelas TIKET PESAWAT, tidak ada DEPOSIT uang keanggotaan Rp. 200.000 bandingkan bila kita buka travel ā€¦ mohon dukungannya

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: