Tergoda, rayuan…

Syahdan, X mulai memasang jeratnya. Ia duduk di dekat sebuah pohon, dan mulai menangis di sana dengan menyayat hati. Ha yang melihat X menangis, tertarik untuk mendekatinya dan menanyakan apakah gerangan yang membuat X begitu bersedih hati. Dengan sangat halus X mulai memasang perangkap. Dia berkata, bahwa dirinya menangis karena bersimpati pada nasib Ha dan suaminya, yang dilarang memakan buah pohon ini. Padahal, ujar X, buah pohon ini siapapun yang memakannya akan hidup kekal di syurga, seperti halnya malaikat dan rasanya pun sangat lezat.

X tidak secara langsung mengatakan supaya Ha mengajak suaminya, melanggar larangan, karena pasti Ha akan menolaknya. Namun X mengatakan “Sesungguhnya kalian dilarang memakan buah ini supaya kalian tidak menjadi malaikat dan tidak dapat hidup abadi” (1)

Ha pun terbuai rayuan X. Ia lalu menghampiri suaminya dan terus membujuknya untuk memakan buah terlarang. Awalnya suaminya menolak, tapi karena bujukan terus menerus dari Ha, suaminya pun menyerah. Mereka berdua berjalan mendekati pohon terlarang dan memakan buahnya.

Siapakah X ?

Fokus bahasan tidak saja pada lewat jalan mana X akan masuk, dan itu butuh pembahasan sendiri, terkait kelemahan kita dengan 3 TA. Perhatikanlah, bagaimana, trik yang digunakan X untuk merayu. Bersimpati pada sesuatu, menawarkan sudut pandang lain, yang kelihatan logis, namun semua adalah tipu daya, menampakkan seolah-olah di depan sana ada air dan kita seringnya toh percaya, meskipun ketika sadar itu hanya fatamorgana yang tercipta oleh “kata-kata”.

Salah satu cara X, diantaranya menampakkan baik, perbuatan buruk yang kita lakukan (2),

Bagaimana caranya kita bisa lepas dari tipu daya X ?

(1) QS 7:20

(2) QS 15:32, 8:48, 13:33

inspired era muslim digest edisi koleksi 6

20 responses to this post.

  1. Assalamu’alaikum
    Kakanda; begitulah upaya iblis dan teman-temannya merayu ya? Ada aja caranya buat menggoda kita, agar jalan F itu terlewati; padahal jalan T ada di sebelahnya.
    Hebatnya lagi, ia kadang kasat mata; tapi kadang tak kasat mata. Bukankan syaitan itu bisa berupa jin dan manusia?
    Ana undang kanda ke rumah sederhana saya, dan menitipkan beberapa kata di sana. Kanda, hatur nuhun…. Wassalamu’alaikum

    Reply

  2. Dan X dapat menjadi apa saja. X dapat menyerupai apa saja.

    Benar kakanda .. oleh karena itu buatlah tanda ‘X’ di dalam hati sebagai ‘tanda dilarang masuk’ buat x.:mrgreen:

    Reply

  3. Setuju dengan pak Erander …
    No “X” …
    Aku berdoa supaya “X” jauh-jauh dari kita semua …
    Kalaupun dia dekat … Semoga kita diberi kekuatan dan petunjuk dari NYA …
    untuk selalu ingat dan terhindar dari godaan “X”

    Salam saya untuk kakanda …

    Reply

  4. berdoa supaya gak didektin X

    Reply

  5. Iya, bujuk rayu X memang sangat halus. Apalagi di zaman sekarang, pasti X sudah jauh lebih pinter lagi dari yang dulu. Soalnya semakin banyak pengalaman :p

    Reply

  6. bismillah… semoga g tergoda sama “x”…
    *berdoa*🙂

    Reply

  7. Posted by kakanda on April 9, 2008 at 6:46 pm

    Semoga kita terlindungi,

    A’udzubiLlahi minasysyaithonirrajiim

    ALlahumma arinal haqqo haqqo, warzuqnattiba’ah

    wa arinal baatilan baatila, warzunajtinaabah

    Reply

  8. Kita harus selalu waspada. Dia bisa berbentuk apa aja. Semoga Allah menlindungi kita dari X

    Reply

  9. Posted by Febra on April 10, 2008 at 4:49 pm

    kuatkan iman saja menghadapi X itu..itu baru X kalau XXX lebih kuat lagi, hehehe

    Reply

  10. dan seringkali sang khilaf ini nyaris terayu

    Reply

  11. […] lain sang pengganggu yang super hebat menghantuiku hingga membuatku takut yang tak terkira. Si_X selalu membisikkan kata-katanya hingga membuatku menutup telinga dan mata. “Robbi….. […]

    Reply

  12. Posted by azaxs on April 11, 2008 at 12:48 pm

    Semoga kita dijauhkan dari X dan terpatri dihati kita anti X walau memang X sangat melenakan..

    Reply

  13. mari perbanyak amal dan iman , pertebal rasa keikhlasan dan penyerahan diri hanya kepada Allah SWT

    Reply

  14. menurut teori-nya Herzberg, manusia X adalah manusia pemalas
    *komen nyampah dan gak nyambung

    [kabur aja deh…]😀

    Reply

  15. Si “X” memang jagonya merayu dan menyesatkan anak cucu Adam Hawa..bukankah itu target utamanya untuk mencari teman di Jahanam….
    hiks..moga kita semua terhindar dari bujuk rayu Mr. “X” yah temans…Amin

    Salam kenal kakanda dari adinda tetangga sebelah yang baru pindah…mampir-mampir😀

    Reply

  16. Ya Allah lindungilah kami agar bisa tetep istiqomah di jalan-MU

    Reply

  17. Posted by yanti on April 13, 2008 at 3:28 pm

    Jangan berteman dengan X..
    saling menyadari keberadaan si boleh. Tapi… tetap “beda dunia”

    Reply

  18. haiyah… i X… harus diberantas yakz😀

    Reply

  19. X…… Laknatullah alaih….
    X…… Go to hell please….
    X…… Semoga aku terhindar dari padanya…

    kakanda:
    Na’udzubiLlahi minassyaithonirrajim
    wa a’udzubika min qhalabatiddaini waqahrir rijaal

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: