Antara kebutuhan dan keinginan

Apa sih beda kebutuhan dan keinginan ?

Ada yang bisa bantu membedakannya? Ketika kita berdoa, cenderung kita menyampaikan sederet daftar keinginan.  Lantas apakah itu memang kebutuhan kita ? Duh,…. pusing juga, karena kita sering berdalih, ya itu kebutuhan saya juga. Karena seringkali doa kita belum terkabul, diantaranya selain tertunda, juga mungkin karena Allah, akan memberi yang kita butuhkan, bukan yang kita inginkan.

Kebutuhan: …

Keinginan: …

Menurut Ahmad Gozali:

Kebutuhan adalah sesuatu yang diperlukan oleh manusia sehingga dapat mencapai kesejahteraan, sehingga bila ada diantara kebutuhan tersebut yang tidak terpenuhi maka manusia akan merasa tidak sejahtera atau kurang sejahtera. Dapat dikatakan bahwa kebutuhan adalah suatu hal yang harus ada, karena tanpa itu hidup kita menjadi tidak sejahtera atau setidaknya kurang sejahtera.

Sedangkan keinginan adalah sesuatu tambahan atas kebutuhan yang diharapkan dapat dipenuhi sehingga manusia tersebut merasa lebih puas. Namun bila keinginan tidak terpenuhi maka sesungguhnya kesejahteraannya tidak berkurang.

… Jadi, buat apa memenuhi keinginan Anda sekarang tapi mengorbankan kebutuhan Anda dan keluarga di masa depan (“konteksnya jangan boros”)

Menurut …

Kesimpulan sementara, buat daftar keinginan kita adalah benar-benar yang kita butuhkan.
Makan adalah kebutuhan manusia, tapi makan dengan apa, sudah termasuk keinginan.
Menikah, misalnya bagi seseorang sudah menjadi kebutuhan, tapi menikah dengan si dia, bisa jadi hanya “keinginan”, karena ada yang mengatakan, toh bisa juga dengan “yang lain”, atau “dunia tidak selebar daun kelor”. Nah bagaimana, kita bisa berargumentasi, bahwa, menikah dengan si dia, bukan sekedar keinginan, tapi kebutuhan ? Kita butuh dengan si dia yang memenuhi kriteria sanggup diajak bersama bersusah payah di jalan NYA.

2 responses to this post.

  1. untung bapak udah menikah ya pak :p

    saya butuh cepet lulus …😕 apa sekedar keinginan?!!

    kakanda:
    Kayaknya baru sebatas keinginan deh🙂
    jadi tidak harus cepat lulus, jadi menikah dulu saja

    Reply

  2. Kadang kita mengartikan keinginan kita sebagai suatu kebutuhan…🙂

    kakanda:
    bisa, kalau tanpa itu kita bisa “mati”, atau ALlah tidak ridho

    Padahal keinginan dan kebutuhan itu jelas berbeda…
    Gimana yah cara bedain keduanya??

    kakanda:
    tidak terlalu sulit, jika kita kembali bersandar pada,
    apakah ALlah ridho ?
    yang kalau kebutuhan itu tidak terpenuhi, kita melakukan, yang ALlah tidak ridho

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: