Tersenyum

Beberapa hari yang lalu, seorang sahabat memberi masukan, usahakan untuk tersenyum. Alhamdulillah, masih ada yang mengingatkanku, bahwa memang aku jarang tersenyum🙂, bahwa senyum itu ibadah, astaghfirullah, ya Allah maafkan aku yang masih jarang untuk tersenyum untuk saudara-saudaraku.

Kata orang, saya ini kaku. Rasanya ngga juga, jika terkait negosiasi terhadap sistem, memang tidak ada kompromi. Tapi rupanya, cara saya untuk tegas terhadap sistem, “yang tidak disukai”, ditampilkan dengan “kaku”, jadilah saya di cap kaku. Beberapa sahabatku menyarankan, untuk menyampaikan ketegasan, dengan cara yang lebih baik. Mungkin dengan cara “tersenyum” ya….

Sumber:

  1. Gambar1
  2. Gambar 2

4 responses to this post.

  1. keluwesan dalam berkomunikasi salah satu atributnya adalah senyum, memang benar adanya kalo senyum itu punya kekuatan selain mengeratkan persudaraan juga berpengaruh pada peningkatan kualitas hubungan.
    keberhasilan proses komunikasi kebanyakan sangat ditentukan pada awal hubungan dan senyum akan sangat membantu agar komunikasi yang terjalin harmonis dan bisa menuju ke proses indepth relationship. karena dengan senyum orang akan nyaman berkomunikasi dengan kita.

    tapi menurut saya cara menyampaikan ketegasan cuma dengan senyum, bahkan tidak senyum pun bisa paling tepat. semuanya tergantung KONTEKS DAN KONTENS. mungkin karena image bapak sudah lekat dengan “kaku” sehingga dijadikan alasan untuk merubah image bapak menjadi “senyum”.
    semoga bermanfaat dan selamat tersenyum

    Kakanda:
    Terimakasih🙂, meski bagi saya tidak mudah, tapi dengan kesungguhan, insya Allah akan terus dicoba

    Reply

  2. Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah..(Al Hadits)

    Reply

  3. Saya malah lagi kena batunya nih karena sering tersenyum (padahal, saya pikir ngga juga tuh). Hehehe,, ternyata banyak orang yang salah mengartikan senyum. Dikiranya kita ada hati lagi. Runyam deh!
    Life, oh life!

    Kakanda:
    Kepada lawan jenis, memang perlu lebih berhati-hati.

    Reply

  4. Senyuman bisa memberikan ketenangan pada jiwa yang resah, bisa meredam amarah. Apalagi jika senyuman itu diberikan dengan tulus.🙂

    kakanda:🙂

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: